Dalam kesempatan kali ini, saya akan memberikan tips
bagaimana caranya untuk meningkatkan stamina dan kecepatan dalam berlari.
Stamina adalah salah satu hal yang paling
penting bagi setiap olahragawan. Begitu juga stamina begitu penting untuk
seorang pemain futsal.
Tingginya
tingkat stamina pemain futsal berarti :
Lamanya kesegaran kaki pemain futsal selama pertandingan Lebih
punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan, karena kemampuan untuk terus
bermain dalam tempo tinggi sampai akhir pertandingan Kemampuan berpikir yang
tajam dan lebih lama di lapangan. Otak bekerja lebih lambat, ketika fisik telah
habis Jangan lupa tentang kekuatan hati dan sebagai hasil dari kesehatan secara
keseluruhan pemain futsal. Akibat dari hail ini kinerja yang lebih baik, moral
yang lebih baik dan risiko yang lebih rendah dari cedera. dan apa yang
akan saya share kali ini terbukti manjur pada diri saya. Berikut ini adalah
caranya:
I. CARA MENINGKATKAN STAMINA
Hal
yang terbukti ampuh untuk meningkatkan stamina adalah dengan berolahraga secara
teratur.
Ya...
berolahraga terbukti dapat memperkuat jantung, sehingga menyebabkan lebih
banyak pasokan oksigen yang sampai ke seluruh tubuh.
Cara
yang biasa saya lakukan adalah dengan olahraga Kardio, yaitu berlari. Cara ini
cukup simpel.
1.
Anda cukup berlari saja. Mau berlari kecil alias jogging atau berlari cepat
alias sprit, itu terserah anda.
2.
Targetkan untuk setiap kali anda melakukan latihan ini. Misalnya pada latihan
pertama, anda berlari selama 30 menit dan nonstop, kemudian pada latihan kedua
tingkatkan menjadi 45 menit, latihan ketiga menjadi 1 jam, dan seterusnya.
3.
Jika anda rasa berlari saja sudah terasa tidak berat, masukkan menu sprint
dalam menu latihan anda. Misalnya setiap 15 menit, anda sprint selama 5 menit
atau beberapa menit, itu terserah anda, tergantung kemampuan anda. Dan nantinya
level dari sprint dinaikkan menjadi lebih berat.
4.
Latihan ini cukup sederhana namun sangat efektif untuk meningkatkan stamina,
terlebih jika sudah menjadi rutinitas, misalnya seminggu 4 kali. Selain
meningkatkan stamina, metode latihan ini juga berguna untuk menurunkan berat
badan.
5.
Usahakan ketika melakukan latihan ini, pola bernafasnya dari hidung.
Kenapa???..., karena pola nafas yang salah akan mengakibatkan terbentuknya
Lactit Acid di kaki.
Berikut
cara mengambil nafas yang dianjurkan :
ü Sewaktu mulai latihan ini, sampai
sebisanya nafas panjang masuk, hidung keluar dari hidung.
ü Setelah itu sebisanya, nafas normal,
masuk dari hidung keluar dari hidung.
ü Setelah itu sebisanya, nafas pendek,
masuk hidung keluar dari hidung.
ü Kemudian, ketika sudah merasa berat,
bernafaslah dari hidung kemudian hembuskan lewat mulut.
ü JANGAN PERNAH bernafas, masuk dari
mulut, keluar dari mulut (Hyperventilation), karena bisa menyebabkan pusing,
bahkan pingsan.
ü Jika ketiak berlari perut terasa
sakit, lanjutkan saja, karena nanti akan hilang dengan sendirinya.
ü Jika terasa sudah tak sanggup
bernafas, berhenti sejenak, jangan sampai anda kehabisan nafas, dan itu bisa
berakibat sangat fatal.
ü Jika kaki sudah terasa sakit,
kurangi tempo berlari.
ü Kemudian jangan melupakan istirahat
yang cukup serta ditambah dengan asupan nutrisi untuk tubuh.
ü Istirahat sejenak selama 90 - 120
menit, untuk memulihkan energi.
ü Setelah beristirahat sejenak dan
anda ingin melanjutkan lari, jangan minum terlalu banyak, itu akan membuat
stamina anda akan terkuras habis lagi dan membuat anda menjadi malas untuk
berlari. Kalau bisa, minum hanya untuk membasahi mulut dan kerongkongan.
II. CARA MENINGKATKAN KECEPATAN DALAM BERLARI
1.
Meningkatkan efisiensi Anda berlari
Jika Anda seperti kebanyakan pelari,
Anda mungkin melangkah di atas tanah dengan keras, coba melangkah lebih pendek
dan halus dengan berlari menggunakan ujung kaki anda. Cara itu berfungsi untuk
mengefesiensikan lari Anda.
2. Tingkatkan jumlah Anda melangkah
Karena langkah anda menyempit
cobalah melangkah dengan lebih cepat. Cobalah melangkah 90 langkah setiap 30
detik atau 180 langkah per menit.
3. Hanya latihan satu kali dengan intensitas tinggi dalam seminggu
Cara ini
bisa dilakukan dengan catatan dilakukan dengan intensitas tinggi. Lima atau
enam interval selama 2 atau 3 menit. Idealnya latihan ini dilakukan pada trek
400 meter sehingga Anda dapat melihat interval waktu Anda dan memonitor
kemajuan Anda,
4. Coba aktivitas lain
Jika otot
kaki Anda sedang lelah sangat direkomendasikan untuk Anda bersepeda, hiking,
atau menaiki tangga satu sampai dua kali sehari. Ini akan meningkatkan kekuatan
kaki anda.
5. Biasakan untuk Stretching setiap pagi
Apalagi
jika Anda sudah tua anda harus stretching setiap pagi. Apalagi jika anda
seorang pelari Anda harus meluruskan paha belakang, betis, gluts, dan fleksor
pinggul hampir setiap hari.
6. Turunkan berat badan jika perlu
Kelebihan
berat badan seperti membawa beban ekstra bagi seorang pelari. Hilangkan satu
atau dua kilogram.
7. Istirahatlah setelah anda latihan
Istirahatlah
sedikitnya satu hari setelah latihan, jangan memaksakan diri Anda.
8. Jangan sampai Anda dehidrasi
Sisakan
satu hari setelah anda latihan untuk memastikan agar tubuh anda benar-benar
tidak dehidrasi.
Inilah
beberapa cara yang saya lakukan dan terbukti sangat ampuh pada diri saya.
Semoga apa yang saya sharing kali ini bisa bermanfaat bagi anda.
SELAMAT
MENCOBA... ^_^
home
Home
Posting Komentar